Warga Bandung Antusias Sambut Premiere Dilan 1991

0

ekitar 1000 ken­daraan dari berbagai jenis melakukan kon­voi keliling Kota Bandung bersama kru dan pemain film Dilan 1991. Konvoi dimulai dari Halaman Gedung Sate dan berakhir di Cihampelas Walk un­tuk kemudian menon­ton premiere film.

Bukan hanya kru dan pemain film, konvoi juga diikuti Wali kota Bandung Oded M Danial dan sejumlah pejabat Kota Bandung. Sementara Gu­bernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas konvoi di Gedung Sate. Sebelumnya, ia menjamu kru dan pemain film sarapan pagi di Gedung Pakuan.

Artis pemeran Dilan, Iqbaal Ramadhan menyatakan se­nang dengan sambutan warga Bandung yang sangat antusias terhadap film Dilan serkuel ke­duanya itu. Bahkan ia juga tidak menyangka jika 24 Februari kini ditetapkan sebagai Hari Dilan dan dibuatkan Taman Dilan. “Gua bangga dan bersyukur banget bisa ikut bergabung di Hari Dilan,” tutur Iqbaal.

Bersama dengan Iqbal, men­gendari vespa kesayangan Wali kota Bandung Oded memulai konvoi dari Alun-alun Bandung sampai ke Cihampelas Walk, lokasi Gala Premiere film ter­sebut digelar.

Oded mengaku senang dan mengapresiasi film yang kental dengan nuansa Kota Bandung era 1990an itu. Selain karena film ini mengambil latar tempat di Kota Bandung, Dilan 1991 juga diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq yang orang Bandung.

Tak hanya itu, film kedua dari sekuel Dilan ini juga sebagian besar dibintangi oleh orang Ban­dung. Iqbal Dhiafakhri Rama­dhan, pemeran Dilan, diketahui juga merupakan tetangganya di Gunung Batu, Kota Bandung.

“Saya sangat berterima kasih kenapa saya sampai turun lang­sung ikut konvoi karena saya melihat ada sisi sisi yang positif untuk Kota Bandung,” ujar Oded saat ditemui usai temu sapa para pemain Dilan 1991.

Sementara itu Gubernur Ridwan Kamil secara resmi me­letakkan batu pertama pemba­ngunan Taman Dilan. Peletakan batu pertama ini didampingi oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama dua bintang utama film Dilan, Iqbaal Ra­madhan dan Vanesha Prescilla. Emil mengatakan pembangun­an taman tersebut direncanakan rampung pada akhir tahun 2019.

“Taman Sudut Dilan di GOR Saparua ini untuk ajang interaksi dan literasi anak muda. Tvempat ini juga bakal menjadi refleksi dari sastra dan film ka­rena Dilan dari novel kemudian menjadi film,” kata Emil. 

source

Leave A Reply

Your email address will not be published.