Ramai thermogun bikin rusak otak, ternyata HOAX (lagi)

0

Baru-baru ini ramai beredar sebuah video yang mengatakan jika thermogun atau termometer tembak berbahaya bagi manusia. Penggunaan thermogun untuk mengecek suhu tubuh mendadak jadi perbincangan di media sosial. Pada perbincangan tersebut, sejumlah netizen menganggap thermogun berbahaya bagi manusia jika digunakan untuk mengecek suhu tubuh melalui dahi karena bisa menyebabkan kerusakan pada sistem saraf dan otak.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan anggapan bahwa thermogun bisa merusak sistem saraf dan otak merupakan dasar pemikiran yang keliru. Penggunaan thermogun tidak akan berpengaruh pada sistem saraf dan otak karena alat pengecek suhu tersebut hanya menggunakan inframerah, bukan sinar X-ray atau laser.

Nyatanya, termometer terbagi menjadi dua yaitu termometer industri dan termometer klinik. Termometer yang digunakan untuk manusia adalah termometer khusus klinik. Menurut Dokter Ari, Dekan fakultas kedokteran UI mengatakan bahwa termometer inframerah yang biasa digunakan untuk mengecek suhu badan aman digunakan karena sudah lolos uji kesehatan. Untuk itu, pemerintah menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar-kabar yang berseliweran tanpa sumber yang jelas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.