Bandung Rilis Peta Sebaran Kasus Virus Corona

0

Jadi guys, karena mengingat sebagian besar kasus dan suspect ada di Bogor, Depok, Bekasi dan kota-kota yang ada di Jawa Barat, akhirnya gubernur jawa barat Ridwan Kamil merilis peta sebaran kasus virus corona diwilayahnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah provinsi jawa barat untuk tranparan kepada masyarakat mengenai penyebaran virus.

Nah peta ini dijadikan sebagai parameter untuk pimpinan desa/kelurahan, camat sampai bupati dan walikota untuk melakukan antisipasi dan edukasi yang terukur dan juga rasional. Dan bukan hanya pimpinan desa saja nih, buat masyarakat dan warga juga perlu memantau dan saling mengingatkan untuk menjaga diri dan mengurangi interaksi sosial. Untuk penjelasan agar dapat memahami dan memantau corona virus lewat peta dapat dilihat di link https://pikobar.jabarprov.go.id

Yang dimaksud dengan ODP adalah (orang dalam pemantauan) dan diberi warna biru artinya tidak sakit tapi dimonitor pergerakannya.

Kemudian PDP adalah (pasien dalam pengawasan). Diberi warna kuning artinya dirawat dirumas sakit tapi belum tentu positif. Dan pasien yang positif virus corona berwarna merah. Maka diharapkan agar masyarakat dapat terus mengantisipasi dengan cara memntau data tersebut dan mengurangi interaksi sosial khususnya di di zona merah dan kuning.

Dikutip dari cnnindonesia, sementara jumlah PDP sebanyak 83 orang, 54 di antaranya telah selesai pengawasan, sehingga sisa 29 orang masih dalam pengawasan. Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 785 orang, 291 di antaranya telah selesai dipantau sehingga sisa 494 orang masih dalam pemantauan.

Data interaktif ini dapat dilihat di website http://pikobar.jabarprov.go.id dan nantinya juga akan muncul di APPS PIKOBAR Yang sedang dikerjakan dan data masih terus diupdate setiap saat.

Nah buat kalian semua tetap tenang, tetap berdoa, dan jaga kesehatan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.