Finlandia Negara Paling Bahagia, Begini Posisi Indonesia

0

Negara-negara di kawasan Nordic kembali mendominasi dalam hal kebahagian. Namun, jika sebelumnya Norwegia yang berada di peringkat pertama, pada 2017 posisi tersebut diambil alih oleh Finlandia

1. Kesejahteraan sosial menjadi kunci dari sumber kebahagiaan


instagram.com/ourfinland

Berdasarkan Laporan Kebahagiaan Dunia dari PBB yang baru saja dirilis, ada beberapa variabel yang membuat warga Finlandia merasa paling bahagia di dunia. Mereka memang membayar pajak yang sangat tinggi, tetapi hasilnya bisa berdampak positif pada kesejahteraan hidup. Contoh dari variabel tersebut antara lain pendapatan, tingkat harapan hidup, dukungan sosial, hingga rasa percaya dan level kebebasan.

“GDP per kapita di Finlandia lebih rendah daripada negara-negara tetangga dan bahkan jauh lebih rendah dibandingkan Amerika Serikat. Warga Finlandia bagus dalam mengubah kekayaan menjadi kesejahteraan,” ujar Meik Wiking, akademisi dari Institut Riset Kebahagiaan di Denmark, seperti dilansir The Guardian.

2. Masalah imigrasi juga menjadi pertimbangan mengapa Helsinki adalah kota terbaik di dunia


instagram.com/ourfinland

Untuk pertama kalinya PBB juga mempertimbangkan faktor imigrasi dalam mengukur tingkat kebahagiaan warga. Para imigran di Finlandia, terutama di Helsinki, merasa lebih bahagia dibandingkan yang berada di kota-kota lain di Eropa.

Salah satu yang menyebabkan mereka bahagia di Finlandia adalah karena warga lokal di sana menerima dengan tangan terbuka. Oleh karena itu, secara konsisten, negara tersebut mengungguli yang lain dalam hal kebahagiaan kelompok imigran sejak 2005 hingga 2017.

3. Skandinavia memiliki skor terbaik, Indonesia turun 15 peringkat


instagram.com/ourfinland

Secara umum, warga dari negara-negara di kawasan Skandinavia mengaku menjadi orang-orang paling bahagia di dunia. Dengan penilaian serupa, Norwegia, Denmark, Islandia serta Swiss berada di jajaran lima besar. Sedangkan Swedia menempati posisi 10 besar.

Sementara itu, Jerman sebagai negara dengan pendapatan per kepala tertinggi di Uni Eropa justru berada di peringkat 15. Di sisi lain, empat negara Afrika menempati urutan terbawah. Keempatnya adalah Tanzania, Sudan Selatan, Republik Afrika Tengah, serta yang terakhir adalah Burundi.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Ternyata peringkat Indonesia turun drastis. Jika pada tahun 2016 Indonesia berada di peringkat 81, pada laporan terakhir, peringkatnya melorot menjadi urutan 96 dari 155 negara.

SUMBER : IDN TIMES

Leave A Reply

Your email address will not be published.