Kabar Duka Musik Indonesia, Glenn Fredly Meninggal Dunia

0

Kabar duka datang dari dunia music yakni musisi asal timur Indonesia Glenn Fredly yang mengembuskan napas terakhirnya pada rabu 8 April. Hal itu pula dikonfirmasi oleh Tompi sahabat Glenn, bahwa Glenn Fredly meninggal pada pukul 18.00 WIB di Rumah Sakit Setia Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan. Pria berkelahiran Jakarta, 30 September 1975 meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu dan seorang anak perempuan. Glenn pernah berkarier sebagai aktor dan produser. Di antaranya ialah Surat dari Praha dan Filosofi Kopi, dan banyak karya berupa lagu-lagu yang diciptakan dan sangat meleganda dalam industry music Indonesia. 

Penyebab kematian Glenn Fredly yakni karena penyakit meningitis yang dideritanya. Tentu hal ini sangat mengejutkan, meningat selama ini tak ada informasi mengenai sakit Glenn. Glenn Fredly juga selalu terlihat sehat ketika tampil dalam berbagai kesempatan. Hal ini tentu menyisakan sedih tak berujung dan duka serta bela sungkawa yang mengalir bagi keluarga, sahabat, bahkan pengemarnya. Lebih lanjut mengenai penyakit yang diderita Glenn, Meningitis adalah peradangan pada selaput atau membran yang melindungi otak dan saraf tulang belakang. Penyakit ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, serta parasit.

Nama Glenn telah menghiasi musik Indonesia selama 25 tahun sejak kemunculan pertamanya pada 1995. Lewat dua lagunya, “Terpesona” dan “Pantai Cinta”, Glenn bersama Funk Section mencetak hit. Dengan gaya bermusik band tersebut yang agak jazzy dan karakter vokal Glenn yang sangat R&B, Glenn dengan cepat “membius” para pencinta musik. Selepas dari Funk Section, Glenn memutuskan untuk menempuh jalur solo dan membawa namanya semakin dikenal publik melalui lagu-lagu romantisnya. 

Dikutip dari KOMPAS.com, kondisi Gleen memang sudah menurun sejak tiga hari sebelum meninggal pada Rabu (8/4/2020) akibat penyakit meningitis. Hal itu disampaikan Mozes Latuihamallo, mewakili keluarga besar Glenn Fredly, melalui sebuah pernyataan resmi yang diterima Kompas.com pada Rabu malam. “Meski kondisinya menurun selama tiga hari terakhir. Namun, masih bisa berinteraksi hingga akhirnya mengembuskan napas yang terakhir pada 8 April 2020,” tutur Mozes, Rabu malam. 

Mozes menambahkan, Glenn memang sudah mengabarkan tentang penyakitnya tersebut beberapa waktu silam. Glenn juga sudah sempat menjalani rawat inap di rumah sakit selama satu bulan ini karena merasa tidak nyaman atas penyakit yang dideritanya. “Melalui pernyataan tertulis ini, kami pihak keluarga meminta doa dari rekan-rekan musisi, kerabat, teman, dan seluruh masyarakat Indonesia untuk almarhum Glenn Fredly,” kata Mozes. “Memaafkan segala kesalahan yang pernah beliau lakukan, baik sengaja maupun tidak disengaja,” ujar Mozes.

Untuk yang ditingggalkan semoga keluarga, teman, sahabat, kerabat, dan penggemar diberikan kekuatan dan penghiburan dari yang maha kuasa. Walau wajahmu takan dilihat lagi namun karya dan jasamu akan tetap kami kenang. Rest In Love Glenn Fredly.

Source Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.